Pages

Jumat, 04 Juli 2014

Gunung Lawu. 1st Hiking ᕦ(ò_óˇ)ᕤ

Aaaaa jadi ini mau cerita dikit tentang pengalaman hiking pertama aku, excited banget rasanya.. maklum 1st time. Ini juga ga direncanain, tiba-tiba diajak ama temen-temen, awalnya ragu-ragu karena melihat berat badan errr yang makin aduhai T_T #apacoba. Tapi yaudah nyoba-nyoba aja dengan bekal doa, kenekatan dan dorongan.. iya.. dorongan dari temen-temen (ya maksudnya pas lagi mendaki akunya udah ngos-ngosan gitu, temen-temen yang dengan hati perinya langsung ngedorong aku dari belakang, biar kuat naiknya gitu, miris bet yak ಥ_ಥ #okeskip). Ada 10 orang yang mendaki, Aku, Haikal, Ida, Yogi, Yudi, Riski, 2 temennya Haikal dan 2 lagi temennya Riski. Untungnya ga cuma aku yang baru pertama kali naik, ada Haikal juga, tapi dia cowo sih.. biasanya lebih kuat kan ya. Aaa seengganya kan kita ada temennya yak, wkwkwk..
Jadi kita perginya tanggal 13 Juni 1214 hari Jumat, mendaki sehari, kita balik Sabtu malam, tapi kita kehabisan tiket kereta, yaudah bobo di stasiun.. sumpah ini juga 1st time aku bobo di stasiun Dx. Minggu paginya baru kita balik ke Jogja.

Pertama kita ngumpul di kontrakannya Haikal, dari sana kita berangkat ke St.Tugu, pada naik motor. Nyampe St.Tugu eh kita kehabisan tiket yang jam itu juga, dapetnya yang jam 5 kalo ga salah, nunggu sejaman ada kali, yaudah ga papa. Setelah dapet tiket dan bisa masuk, aku ama ida liat sosis, langsung aja dah perut berteriak, makan bentar. Tuut tuuut keretanya datang, yaaas.. pada seneng tuh. Pas udah di dalem kereta, keretanya lama banget ga jalan-jalan, pada bosan.. eh malah pada selfie gitu, yaudah apalah daya.. aku juga ikutan dong #plaak

 

 

Yaaak, setelah sejaman lebih di kereta, kita nyampe juga di Solo, dari Solo, kita naik mobil ke G.Lawu. G.Lawu (3.265 m, termasuk dalam jajaran 5 gunung tertinggi di pulau Jawa) terletak di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Status gunung ini adalah gunung api "istirahat" dan telah lama tidak aktif, terlihat dari rapatnya vegetasi serta puncaknya yang tererosi. Di lerengnya terdapat kepundan (aku juga ga tau apa itu, ini copas di mbah google) kecil yang masih mengeluarkan uap air (fumarol) dan belerang (solfatara). G.Lawu memiliki tiga puncak, Puncak Hargo Dalem, Hargo Dumiling dan Hargo Dumilah. Yang terakhir ini adalah puncak tertinggi. Pendakian dapat kita mulai dari dua tempat (basecamp): Cemorokandang di Tawangmangu, Jawa Tengah, serta Cemorosewu, di Sarangan, Jawa Timur. Gerbang masuk keduanya terpisah hanya 200 m. Pendakian melalui Cemorokandang akan melewati 5 selter dengan jalur yang relatif telah tertata dengan baik. Pendakian melalui cemorosewu akan melewati 5 pos. Jalur melalui Cemorosewu lebih nge-track. Akan tetapi jika kita lewat jalur ini kita akan sampai puncak lebih cepat daripada lewat jalur Cemorokandang. Pendakian melalui Cemorosewu jalannya cukup tertata dengan baik. Jalannya terbuat dari batu-batuan yang sudah ditata. Namun karena konon katanya.. Cemorokandang memiliki kesan mistis, kami putuskan lebih memilih jalur pendakian Cemorosewu, sebenarnya kalo untuk pemula lebih di anjurkan lewat Cemowokandang, but.. it's ok lah (halah, sok, padahal ngos-ngosan -_-'). Pas nyampe basecamp kita makan dulu, trus mutusin buat naik jam 9. Ga nyangka ini 1st time aku hiking, malam-malam pulaaak, rasanya tuh nano-nano banget, kalian musti nyoba (y). Pas pendakian kita nyiapin kejutan kecil-kecilan buat Yogi, dia ultah dan pacarnya si Ida yang punya ide ngasih surprise di pendakian G.Lawu, tambah seru dah tuh. Dan ini lah beberapa dokumentasi kita saat mendaki dan beberapa dokumentasi dari penampakan keindahan alam di G.Lawu :
pendakian malam hari (ultah Yogi)
pas kita ngecamp di pos 3
 


 

ini anak emank narsis mulu, sempet-sempetnya pipis minta dipotoin -_-' ini yang namanya Haikal
 


nah dia paling eksis kan -_-'

Tugu Hargo Dumilah, Puncak tertinggi Gunung Lawu
cieeeh Ida x Yogi cieeeh
perhatiin, ini sekilas mirip lafaz Allah kan ya?
nah ini seksi dokumentasinya, paling berjasa dalam mengabadikan semua momen, makasih kakak x3


 

 

 


 

Fuaaaah, lega banget, aaa pengen lagi, tapi yang pasti capeknya banget booo, fegel-fegel dah semingguan (ga ding, tergantung). Enaknya pas mendaki yang cewe ga bawa apa-apa, cuma bawa berat badan yang berlebihan aja, semua barang-barang cowo yang bawa, gilee kuat bet dah *amazed*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Template by BloggerCandy.com